7 Manfaat Makan Makanan yang Dimasak di Rumah

Memasak sendiri makanan yang kita konsumsi setiap hari ternyata memiliki banyak manfaat bagi kita. Meskipun awalnya terlihat repot, apalagi jika Anda harus bekerja di kantor setiap hari. Agar dapat menyiapkan makanan sendiri, tentu Anda harus bangun lebih pagi untuk memasak. 

Namun jika sudah terbiasa, sebenarnya memasak makanan sendiri itu tidak serepot seperti yang dibayangkan dengan adanya rice cooker yang akan membuat Anda lebih mudah saat menanak nasi. Apalagi dengan 7 manfaat makan makanan yang dimasak di rumah berikut ini, semakin banyak alasan untuk mulai memasak sendiri makanan yang Anda konsumsi setiap hari.

Sumber : Google

1.     Makanan rumahan lebih sehat dengan bahan baku yang Anda pilih sendiri

Kita dapat memilih sendiri bahan baku terbaik untuk makanan yang dimasak di rumah. Berbeda dengan rumah makan atau restoran, yang memilih bahan baku umumnya dengan pertimbangan ekonomis. Kita juga lebih tahu bahan baku dan bumbu yang digunakan pada masakan di rumah itu apa saja, dan bagaimana kualitasnya. Sementara untuk makanan restoran, kita tidak tahu pasti apa saja yang bahan baku yang digunakan.

2.     Lebih hemat

Saat kita makan di restoran, sebenarnya kita tidak hanya membayar untuk nilai makanannya saja, tetapi kita juga membayar biaya operasional tempatnya. Restoran harus membayar listrik, air, sewa tempat, dan lainnya. Tentunya pelaku bisnis restoran sudah memasukkan biaya ini pada harga makanan yang kita makan. 

Jadi tidak heran jika sebenarnya makanan yang kita makan di restoran lebih mahal daripada makanan yang dimasak di rumah dengan kualitas yang sama. Anda dapat lebih berhemat dengan merencanakan menu masakan lalu membeli bahan makanan dalam jumlah yang besar sekaligus, misalnya untuk kebutuhan satu minggu atau satu bulan. Dengan begitu, biaya untuk makan menjadi lebih hemat.

3.     Lebih mudah mencegah alergi

Jika Anda memiliki alergi atau sensitif terhadap bahan makanan tertentu, maka dengan makan makanan yang dimasak di rumah Anda akan lebih mudah menghindari bahan makanan penyebab alergi tersebut. Misalnya jika Anda alergi kacang-kacangan, maka akan lebih mudah untuk mendapatkan menu masakan yang bebas kacang-kacangan jika kita memasaknya sendiri. Makanan di restoran sudah memakai standar bahan dan bumbu yang bisa saja di dalamnya ada bahan yang membuat kita alergi atau perlu kita hindari.

 

Sumber : Google

4.     Lebih hemat waktu

Rasanya membeli makanan di restoran atau rumah makan terdekat itu jauh lebih hemat waktu daripada masak sendiri di rumah. Namun kenyataannya, berapa lama waktu yang Anda perlukan di perjalanan? Berapa lama harus antri? Faktanya, makan makanan yang dimasak di rumah sebenarnya lebih hemat waktu. Banyak resep masakan yang bisa disiapkan dalam waktu beberapa menit saja.

5.     Mengurangi resiko kontaminasi

Makanan yang dimasak di rumah memiliki resiko kontaminasi yang lebih kecil, dan kita dapat mengontrol sendiri kebersihannya. Tetapi makanan yang kita beli di luar, resiko kontaminasinya jauh lebih besar dan kita tidak tahu pasti bagaimana proses pengolahannya. Makanan di restoran dapat dimasak atau disiapkan oleh banyak orang, dan tingkat higiene masing-masing orang dapat berbeda. Namun makanan yang disiapkan di rumah kita sendirilah yang mengatur kebersihannya dengan menjaga higiene diri kita.

6.     Lebih mudah mengontrol porsi makan

Saat makan makanan yang dimasak di rumah, kita dapat mengambil seperlunya atau memasak dengan porsi yang sesuai. Namun jika Anda makan di rumah makan atau restoran, satu menu makanan porsinya bisa jadi terlalu banyak atau terlalu sedikit bagi kita. Dan saat porsinya terlalu banyak, kita jadi merasa ‘wajib’ menghabiskan makanan tersebut. Hasilnya, porsi makan kita menjadi tidak dapat dikontrol.

 

Sumber : Google

7.     Dapat berkumpul dengan keluarga

Makan makanan di rumah bersama keluarga dapat menjadi quality time untuk Anda dan keluarga. Saat berkumpul di waktu makan, Anda dan keluarga dapat saling berbagi cerita atau pengalaman Anda hari itu. Jadi, selain keluarga menjadi lebih sehat, juga akan semakin harmonis.

Kini tidak ada alasan lagi untuk Anda menunda untuk mulai memasak sendiri dan makan makanan yang dimasak di rumah. Rencanakan menu mingguan Anda di waktu senggang, siapkan bahan makanan, dan mulailah berkreasi dengan menu makanan yang sehat setiap hari.

8 comments

  1. adoi pening sis nak baca artikel dalam bahasa indonesia..haha
    memang banyak manfaat makan makanan yg dimasak dirumah. nice sharing :)

    https://www.tiarasaphire.com/2020/12/drama-kampung-pisang-bersiri-siri-2020.html

    ReplyDelete
  2. hahaha...suami akak suka makan kat rumah. tapi bini dia suka makan sedap sedap kat kedai...hahaha

    ReplyDelete
  3. Memang banyak kebaikannya bila makan makanan yang dimasak dirumah.. lebih terjamin kebersihannya..

    ReplyDelete
  4. Akak pun suka makan kat rumah tapi sesekali kena la makan kat luar...

    ReplyDelete
  5. Memang boleh dikatakan masakan masak dirumah..
    Sesekali makan beli juga. jemu masakan sendiri.

    ReplyDelete
  6. Mmg saya lebih suka makan masakan sendiri, boleh kawal tahap kebersihan dan kurangkan bahan yang tak sihat... tapi ada masa², nak juga merasa makanan yang dimasak oleh orang lain๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete
  7. point first tu dah rasa betul sngt2

    ReplyDelete

[PERINGATAN] Komen yang mempunyai pautan ke mana-mana blog atau laman web yang menjurus kepada perniagaan atau bersifat keuntungan sebelah pihak, akan dipadamkan serta-merta. Jika berminat untuk meletakkan link atau pautan ke dalam entri ini, sila hubungi penulis di farhannajafri@gmail.com.




[PENAFIAN] www.farhanajafri.com dan pemilik blog ini secara khusus tidak akan bertanggungjawab terhadap apa juga liabiliti, kerosakan, kehilangan, kerugian atas risiko, peribadi mahu pun sebaliknya yang berlaku akibat, secara langsung atau tidak langsung daripada penggunaan dan aplikasi, daripada apa juga kandungan yang diperolehi dari blog ini.



Pemilik blog juga tidak akan bertanggungjawab sama sekali terhadap komen-komen yang di siarkan dan ianya adalah tanggungjawab penulis komen itu sendiri.



Segala artikel yang dihasilkan oleh pemilik blog ini hanya sekadar pendapat peribadi yang mahu dikongsi bersama para pembaca blog ini serta untuk koleksi rujukan buat pemilik blog untuk kegunaan pada masa hadapan.